Rabu, 30 November 2016

valentine day

“Sookyung-ah.” panggil seorang pria di depan sebuah rumah lalu seorang wanita keluar dari rumah tersebut.
“Kajja, Sanghyun oppa.” ajak Sookyung sambil menggenggam tangan Sanghyun dan mereka berjalan menuju mobil Sanghyun.
“Oppa, uri eodi ga?” tanya Sookyung penasaran.
“Rahasia.” jawab Sanghyun sambil tersenyum.
“Aku membawa kue tart strawberry buatanku.” kata Sookyung.
“Jinjja? Aku paling suka kue itu.” sahut Sanghyun.
Lalu mereka berdua sampai di sebuah taman yang lumayan luas dan mempunyai danau di tengah-tengahnya.
“Dimana ini?” tanya Sookyung terkesima.
“Tempatku refreshing. Hari ini kan hari Valentine, tidak ada yang tahu lokasi taman ini kecuali anggota keluarga Han.” jelas Sanghyun.
“Jadi, just two of us?” tanya Sookyung.
Sanghyun mengangguk
Setelah merapikan perlengkapan piknik, Sanghyun menyuruh Sookyung duduk di alas yang telah disiapkannya.
“Duduklah.” perintah Sanghyun.
“Ne, oppa.” kata Sookyung menurut.
“Mana tart mu tadi?” tanya Sanghyun.
“Igeo.” jawab Sookyung sambil mengambil sebuah kotak dan membukanya di depan Sanghyun dan memakannya.
“Oppa, A..” ujar Sookyung sambil memberikan potongan tart tersebut kepada Sanghyun.
“Masshita.” puji Sanghyun.
“Dahaeng-i-ne.” gumam Sookyung pelan.
“Ah, Sookyung-ah.” panggil Sanghyun pelan.
“Wae?” tanya Sookyung.
“Siang ini lumayan sejuk ya?” tanya Sanghyun.
“Ya, walaupun ada sedikit cahaya matahari.” jawab Sookyung mengiyakan.
“Sookyung-ah.” panggil Sanghyun lagi.
“Ddo waeyo?” tanya Sookyung.
“Sookyung-ah, kita kan sudah berpacaran selama 5 tahun. Hari pertama kita berpacaran juga pada Valentine Day. Di anniversary pacaran kita ke 5 ini, ada suatu hal yang ingin kukatakan kepadamu.” jelas Sanghyun.
“Mwoya, oppa? Membuatku malu saja.” tanya Sookyung sambil memegang pipinya.
“Berdirilah.” suruh Sanghyun.
Lalu Sanghyun menekuk lututnya
“Kang Sookyung-ssi, maukah kau menikah denganku?” tanya Sanghyun tulus sambil mengeluarkan kotak yang berisi cincin.
“Tentu saja.” jawab Sookyung sambil menganggukkan kepalanya lalu Sanghyun menyematkan cincin tersebut di tangan Sookyung dan memeluknya.
“Sa-rang-hae.” bisik Sanghyun di tengah-tengah pelukannya.
“Nado.” balas Sookyung sambil membalas memeluk Sanghyun.
The End

Tidak ada komentar:

Posting Komentar